Gianyar - Satuan Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polres Gianyar terus berupaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah pesisir melalui patroli rutin. Kegiatan ini dilakukan guna menekan angka kriminalitas serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan dan pesisir Gianyar.
Pada hari Senin, 24 Maret 2025, sejak pukul 07.00 wita, personel Polairud Polres Gianyar yang bertugas di Pos Pantau Masceti, yakni Aiptu I Nyoman Gede Ardana dan Aipda Dewa Made Sudarsana, melaksanakan patroli dialogis kepada masyarakat pesisir serta warga dari Desa Petak Kaja, Banjar Padpadan, Gianyar, yang tengah melaksanakan ritual Melasti di Pantai Masceti, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar.
Dalam kesempatan tersebut, personel Polairud memberikan himbauan kepada masyarakat agar selalu memperhatikan faktor keselamatan saat beraktivitas di pantai, mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu. Kasat Polairud Polres Gianyar, AKP I Ketut Nariawan, S.H., M.H., menegaskan pentingnya kewaspadaan bagi masyarakat yang beraktivitas di laut maupun di sekitar pesisir.
"Kami terus mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut atau beraktivitas di pesisir. Keselamatan adalah prioritas utama, terutama saat gelombang mulai pasang. Kami juga akan terus meningkatkan patroli guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah perairan Gianyar," ujar AKP I Ketut Nariawan.
Dalam pelaksanaan patroli tersebut, terpantau sekitar 400 warga mengikuti prosesi Melasti dengan tertib. Selain itu, para pedagang juga telah mulai beraktivitas di sekitar pantai. Situasi terpantau aman, cuaca cerah dengan angin sedang, serta air laut mulai pasang. Tidak ada kejadian menonjol yang terjadi selama kegiatan berlangsung.
Dengan adanya kegiatan patroli ini, diharapkan masyarakat pesisir semakin sadar akan pentingnya keselamatan di wilayah perairan, serta dapat melaksanakan kegiatan keagamaan dan aktivitas sehari-hari dengan rasa aman dan nyaman.
(Cahaya)